Perubahan Perilaku Masyarakat untuk Lingkungan Sehat: Studi Pada Pengendalian Perubahan Iklim dan Pengembangan Kawasan Tanpa Rokok Berbasis Nilai Keagamaan

Authors

  • Nur Aini Institute Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Author
  • Riska Tezara Go IPB University image/svg+xml Author

Keywords:

perubahan perilaku, perubahan iklim, Kawasan Tanpa Rokok, nilai keagamaan, behavior change, climate change, smoke-free area, religious values

Abstract

Perubahan iklim global dan permasalahan kesehatan akibat paparan asap rokok merupakan dua tantangan serius yang mengancam keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan manusia. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana nilai-nilai keagamaan, khususnya melalui Fatwa MUI No. 86 Tahun 2023, dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pengendalian perubahan iklim serta mendukung pengembangan Kawasan Tanpa Rokok. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur (literature review) dengan memanfaatkan sumber primer (Al-Qur’an, hadis, tafsir klasik) serta sumber sekunder berupa buku, jurnal, dan laporan kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai keagamaan mampu memperkuat regulasi formal, membentuk norma sosial baru, dan meningkatkan partisipasi masyarakat. Studi kasus di pesantren (Syafitri et al., 2021) dan kampus Muhammadiyah (Nur Aini et al., 2024) membuktikan efektivitas pendekatan komunitas dalam mendorong kesadaran ekologis dan keberlanjutan program. Implikasi dari penelitian ini tidak hanya berkontribusi pada diskursus akademik mengenai etika lingkungan berbasis agama, tetapi juga memberi arah praktis bagi kebijakan publik, pendidikan, dan dakwah lingkungan.

 

Global climate change and health problems caused by tobacco smoke exposure are two major challenges threatening environmental sustainability and human well-being. This study aims to examine how religious values, particularly through the MUI Fatwa No. 86/2023, can drive behavioral change in climate change control and support the development of smoke-free areas. The research method employed is a literature review, utilizing primary sources (Qur’an, Hadith, classical tafsir) and secondary sources such as books, journals, and policy reports. The findings indicate that the integration of religious values strengthens formal regulations, builds new social norms, and increases community participation. Case studies in Islamic boarding schools (Syafitri et al., 2021) and Muhammadiyah campuses (Nur Aini et al., 2024) demonstrate the effectiveness of community-based approaches in fostering ecological awareness and program sustainability. The implications of this research contribute not only to academic discourse on religion-based environmental ethics but also provide practical directions for public policy, education, and environmental da’wah.

Author Biographies

  • Nur Aini, Institute Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan

    Researcher

  • Riska Tezara Go, IPB University

    Researcher

Perubahan Perilaku Masyarakat untuk Lingkungan Sehat

Published

03-10-2025

How to Cite

    Perubahan Perilaku Masyarakat untuk Lingkungan Sehat: Studi Pada Pengendalian Perubahan Iklim dan Pengembangan Kawasan Tanpa Rokok Berbasis Nilai Keagamaan. (2025). Jurnal Pemuliaan Lingkungan Hidup Dan Sumber Daya Alam, 2(02). https://jurnal.mui.or.id/index.php/lplhsda/article/view/20

Most read articles by the same author(s)